Bahasan Bahasa Indonesia

Halaman:
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80   


Soal :Bahasa Indonesia/UAN 2010/No.36

Penulisan kata depan ke yang tepat pada kalimat berikut adalah ...

Bahasan:
Kakakku akan pergi ke Malaysia bulan depan.

Comments:

36.74.16.150, 24 Apr 2014:


Like ( 0)


Soal :Bahasa Indonesia/UAN 2007/No.26

Kata yang berantonim terdapat pada kalimat ........

Bahasan:
antonim adalah kata yg berlawanan makna dengan kata lain
siang >< malam
baik >< buruk
pintar >< bodoh
kecil >< besar
banyak >< sedikit

Jawaban yang tepat untuk kata yang berantonim terdapat pada kalimat Banyak sedikit rezeki yang kita terima harus disyukuri. Karena Banyak sedikitnya berarti berlawanan makna/arti.

Comments:

Kronos Mitch , 10 Apr 2013:
Ha adrestfaa 

Like ( 4)
Lyra Nayli Azzahwa, 11 May 2013:
Susah Banget Soal ini yaa..., aku  salah satu nomer ini...!!!!!!!, nilaiku 90 Like ( 4)
Naura Salsabila, 17 May 2013:
Bingung nea......
berharap dpet 100 yha mlah dpet 98 gra2 ne soal....SIAL-SIAL........!!!!!!!!!!!
Like ( 7)
cornelia, 23 Apr 2014:
susaah banget,,,,,,,,,,,,kejebak disini... :(, numpang tanya mapel yang dipake un kls 6 itu apa aja sih??? jadi ditambahin ngga???| Like ( 1)


Soal :Bahasa Indonesia/UAN 2005B/No.26

Penggunaan tanda titik dua (:) yang salah pada ...

Bahasan:

Dalam pedoman EYD [1], tanda titik dua dipakai:

  1. Pada akhir suatu pernyataan lengkap jika diikuti rangkaian atau pemerian. Contoh:
    Kita sekarang memerlukan perabotan rumah tangga: kursi, meja, dan lemari.
  2. Sesudah kata atau ungkapan yang memerlukan pemerian. Contoh:
    Ketua: Ahmad Wijaya
  3. Dalam teks drama sesudah kata yang menunjukkan pelaku dalam percakapan. Contoh:
    Ibu: (meletakkan beberapa kopor) "Bawa kopor ini, Mir!"
  4. Di antara (i) jilid atau nomor dan halaman, (ii) bab dan ayat dalam kitab suci, (iii) judul dan anak judul suatu karangan, serta (iv) nama kota dan penerbit buku acuan dalam karangan. Contoh:
    Tempo, I (1971), 34:7
    (Sumber: Wikipedia)
Penggunaan titik dua yang salah yaitu option (D) Ayah membeli: meja, kursi, dan lemari.

Comments:

cornelia, 23 Apr 2014:
hhhhhhmmmm...............????????????????? Like ( 0)


 
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80