Bahasan Bahasa Indonesia

Halaman:
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124   


Soal :Bahasa Indonesia/EBTANAS 1997/No.3

Pengaruh Limbah Industri

           Pada masa pembangunan ini, di mana-mana didirikan pabrik. Semua pabrik itu mengeluarkan bermacam-macam limbah. Ada yang berbentuk limbah padat misalnya plastik, karet, logam kulit, kayu, dan kertas. Limbah semacam ini dapat didaur ulang atau dimanfaatkan untuk bahan industri kecil dan industri
kerajinan.
           Pabrik tekstil dan pabrik makanan kaleng pun mengeluarkan limbah cair yang langsung dibuang ke sungai. Limbah seperti inilah yang mencemarkan sungai. pencemaran tersebut dapat mengancam kehidupan ikan dan hewan air lainnya, bahkan menyebabkan timbulnya penyakit kulit bagi pengguna air di sekitar sungai itu.
           Pemerintah menentukan persyaratan berdirinya pabrik, agar mampu memperkecil pencemaran lingkungan. Para pemulung memberikan andil pula dalam mengurangi pencemaran lingkungan ini. Mereka mengambil barang-barang bekas untuk didaur ulang. Pengambilan barang-barang bekas itu dapat mengurangi volume sampah yang kian hari kian menggunung.

Dari bacaan diatas jawab pertanyaan di bawah ini!
Di mana kita dapat temukan limbah cair?
Limbah cair itu dapat kita temukan di ...

Bahasan:

Jawaban untuk soal di atas berada di alinea ke-2 kalimat ke ke-5. Pabrik tekstil dan pabrik makanan kaleng pun mengeluarkan limbah cair yang langsung dibuang ke sungai. Sehingga kita bisa mengetahui limbah cair itu dapat kita temukan di sungai-sungai sekitar pabrik itu.

Comments:

DANIATUN, S.PD, 01 Oct 2014:
SIP Like ( 91)
Devin, 23 Apr 2017:
Soal yang cerdas Like ( 125)
36.78.59.135, 23 Apr 2017:

Coba siapa yang bisa jawab berarti pandai

Soal no 1:

1+1+1*0+1=??

*=Kali ya



Like ( 53)
Devin, 23 Apr 2017:
3 benar g kak Like ( 86)


Soal :Bahasa Indonesia/UAN 2010/No.22

Ia meneliti bagian tanaman itu dengan cermat.
Antonim kata yang bergaris bawah terdapat pada kalimat ...

Bahasan:
Antonim adalah suatu kata yang artinya berlawanan satu sama lain. Antonim disebut juga dengan lawan kata.
Antonim dari kata cermat adalah ceroboh.


Comments:

110.139.85.66, 17 Oct 2012:
SAYA TDAK SUKA Like ( 0)
ai, 26 Feb 2013:
lawan kata cermat Like ( 1)
jedi, 15 Apr 2013:
cermat

Like ( 1)
103.3.223.77, 15 Apr 2013:
rajin Like ( 1)
thorrac, 05 May 2013:
aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa Like ( 1)
antonim, 14 Apr 2014:
lawan kata dari bergaris  Like ( 4)
114.124.29.183, 06 Feb 2015:
Cermat Like ( 1)
fm, 31 Mar 2016:
soal nya aneh

Like ( 0)
115.178.217.43, 22 Apr 2017:
kamu yg aneh  Like ( 0)


Soal :Bahasa Indonesia/UAN 2008/No.44

Rasa takut Adi yang berlebihan membuat ayah dan ibunya kebingungan. "Hantu dalam film itu bohong. Adi jangan nonton film seperti itu, dong!" berulang kali ibu menasihati Adi. "Hantu itu ada karena kita merasa takut. Kalau kamu membayangkan ada hantu, kamu jadi seperti melihat hantu. Jika kamu tidak memikirkannya, maka hantu tidak tampak," kata ayah menambahkan.

Tema cerita di atas adalah ........

Bahasan:
Tema adalah suatu gagasan pokok atau ide pikiran tentang suatu hal, salah satunya dalam membuat suatu tulisan. ( Sumber: wikipedia)
Tema cerita di atas adalah Adi takut hantu.

Comments:

115.178.217.43, 22 Apr 2017:
TEMA adalah suatu gagasan pokok atau ide
pikiran suatu hal, salah satunya dalam
membuat suatu tulisan
Like ( 0)


 
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124